Cara mengatasi Penyakit Tetelo Pada Burung Secara Alami

Posted on

Cara mengatasi Penyakit Tetelo Pada Burung – Penyakit Tetelo merupakan Penyakit Newcastle (Newcastle Disease, ND) adalah penyakit pada unggas besar yang fatal (mematikan). Di Indonesia penyakit ini juga populer sebagai tetelo, diambil dari nama dalam bahasa Jawa, thèthèlo. Penyebabnya adalah serangan virus NDV, suatu virus RNA berkas tunggal dengan sekuens antisens negatif. penyakit yang tidak boleh di anggap remeh karna penyakit Tetelo ini merupakan penyakit yang tergolong berbahaya, jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat penyakit ini bisa menyebabkan kematian pada burung.

Penyakit Tetelo Pada Burung

cara mengatasi penyakit tetelo pada burung secara alami, obat tetelo pada burung, ciri-ciri burung terkena tetelo, penyebab burung terkena tetelo

Penyakit Tetelo ini sering menyerang ungas termasuk jenis burung, penyakit Tetelo ini terjadi secara tiba-tiba tanpa ada pertanda apa-apa pada burung. Penyakit Tetelo ini menyerang pada bagian syaraf burung yang menyebabkan burung menjadi lumpuh secara tiba-tiba yang membuat burung jatuh dari atas tangkringanya.

Penyakit Tetelo ini gejalanya bermacam-macam ada yang hanya menyerang oada bagian sayap burung saja, ada yang menyerang pada kakai burung saja bahkan ada pula yang menyerang seluruh tubuh burung.

Ciri-ciri Burung Terkena Penyakit Tetelo

Burung yang terkena penyakit tetelo memiliki ciri-ciri yang awalnya giras dan gacor dan tiba-tiba menjadi pendiam, murung dan tidak mau makan.Burung akan tiba-tiba murung dibawah lantai sangkarmya dan tidak mau naik keatas tangkringanya layaknya burung yang sakit parah. Ciri-ciri yang paling umum terjadi pada burung yang yang terserang penyakit Tetelo yaitu burung akan tiba-tiba jatuh kelantai sangkar dan tidak bisa bergerak, namun matanya masih terbuka layaknya burung yang sehat, sering juga burung akan mengalami kejang-kejang dan ayanan layaknya penyakit ayan pada manusia.

Gejala Penyakit Tetelo Pada Burung

Penyakit tetelo di dahului gejala-gejala awal yang sering tampak pada burung seperti :

  • Kondisi fisik dan gerak aktivitanyas menjadi tidak normal
  • burung terlihat memutar-mutarkan kepala dan tubuhnya secara tidak normal
  • paruh sering kali terlihat membuka dan sayap terkulai ke bawah
  • sinar mata tampak layu
  • tidak bergairah dan tubuhnya terkadang mengalami tremor atau gemetar seperti yang kedinginan
  • pada bagian leher terlihat membengkak dan kotorannya terlihat encer.

Penyebab Penyakit Tetelo Pada Burung

Penyebab burung terserang oleh penyakit Tetelo ini bisa disebabkan oleh beberapa penyebab, salah satunya yaitu disebabkan oleh serangan virus yang menyerang tubuh burung. Virus-virus ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu disebabkan oleh kandang burung yang kotor, karena jarang dibersihkan.

Maka dari itu anda harus sering-sering membersihkan sangkar burung anda agar penyakit Tetelo ini bisa terhindar dari burung kesayangan anda.

Cara Mengobati Penyakit Tetelo Pada Burung

Untuk mengatasi burung terkena penyakit totelo saran kami jangan panik, karna hal itu hanya akan membuat anda tidak tahu apa yang harus anda lakukan. anda harus paham betul hal apa yang pertama harus anda lakukan jangan asal-asalan karna penyakit ini jika diatasi dengan cara yang salah bukanya sembuh malah mati.

Cara mengatasi penyakit serangan Tetelo ini bervariasai dengan cara yang berbeda-beda namun mempunyai satu tujuan yaitu menghilangkan virus agar kondisi burung tetap Vit. Umumnya banyak para kicau mania mengatasi penyakit Tetelo ini dengan menggunakan obat-obatan dari bahan alami maupun bahan kimia. Selain pemberian obat-obatan ternyata untuk burung yang terserang penyakit Tetelo ini harus dilakukan perawatan yang ekstra.

Langkah Awal Mengatasi Tetelo Pada Burung

Langkah awal yang bisa anda lakukan untuk mengatasi penyakit Tetelo ini bisa dengan cara memberikan larutan air gula hangat. Langkah pembuatanya pun sangat simple yaitu dengan melarutkan gula pasir kedalam air hangat.

Selain itu juga anda bisa memberikan madu asli kepada burung yang terserang penyakit Tetelo ini. Dan untuk obatnya anda bisa menggunakan obat anti saraf yang banyak dijual di toko-toko obata burung.

Baca juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Bulu Murai Batu Kusam

anda juga bisa meracik obat alami untuk mengatasi penyakit Tetelo ini yaitu dengan menggunakan daun saga. Untuk cara menggunakanyapun sangat mudah yaitu dengan cara meremas daun saga lalu memberikan air remasan daun saga tersebut kepada burung yang terkena penyakit Tetelo. anda juga bisa memberikan obat metabolisme kepada burung yang terserang penyakit Tetelo tersebut.

Untuk burung yang terserang penyakit Tetelo ini sebaiknya burung jangan dulu dimandikan sampai burung benar-benar sembuh. Selain itu anda juga harus lebih sering-sering menjaga kebersihan sangkar burung, agar terhindar dari virus-virus yang berbahaya

Resep Alami Mengatasi Burung Terkena Tetelo

Ada tiga resep tradisional yang cukup cespleng dan aman dikonsumsi burung. Disebut cespleng, karena memang sudah diuji coba beberapa kali. Dikatakan aman dikonsumsi, karena semua bahannya bersifat herbal atau dari tanaman obat. Silakan dipilih resep mana yang diinginkan, dan saya akan membeberkan beberapa kondisi faktual dari masing-masing resep.

Resep Om Alief Ardi Untuk Penyakit Tetelo Pada Burung

Resep ini saya dapatkan dari Om Alief Ardi, yang sejak muda gemar mengutak-atik pakan dan breeding ayam. Beliau sarjana kehutanan dari IPB, dan sekarang sedang menempuh S2 di Kota Semarang. Resep ini awalnya untuk konsumsi ayam-ayam piaraannya, tetapi bisa juga diterapkan untuk unggas lainnya termasuk burung berkicau, merpati, derkuku, perkutut, dan sebagainya.

Bahan baku :

  • Daun papaya
  • Temuireng
  • Temulawak
  • Kulit bawang putih
  • Kulit bawang merah
  • Daun teh
  • Daun salam
  • Daun singkong

NB: tidak ada takaran mengenai bahan-bahan di atas, karena sifatnya seperti jamu godokan. Jadi silakan gunakan bahan seperlunya.

Baca juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Kista Bulu Pada Kenari

Cara pembuatan :

  • Semua bahan diiris tipis-tipis, masukkan ke dalam panci berisi air, dan direbus sampai mendidih.
  • Setelah mendidih, matikan kompor, dan diamkan ramuan ini beberapa saat sampai suhunya menjadi hangat-hangat kuku.
  • Air rebusan disaring.
  • Ampasnya jangan dibuang, karena masih bisa digunakan untuk campuran pakan basah pada itik / ayam, atau dikeringkan untuk dicampur dengan voer burung. Ampas ini juga dapat membantu mencegah burung dari berbagai penyakit akibat virus dan bakteri, termasuk tetelo dan flu burung.

Cara pakai :

  • Untuk burung yang biasa dipegang, air rebusan ini bisa diteteskan langsung ke paruh burung, dengan dosis 2 sendok makan (sekitar 5 ml atau 5 cc).
  • Untuk burung yang belum terbiasa dipegang, 1 bagian air rebusan bisa dicampurkan ke dalam 3 – 4 bagian air minum.
  • Menjelang pancaroba atau pergantian musim (Oktober – November dan April – Mei), ramuan ini bisa berikan setiap 2-3 hari sekali.
  • Di luar musim pancaroba, pemberian cukup 1 minggu sekali.

Sebagian bahan ini juga digunakan para peternak ayam organik di Kabupaten Demak dan Kabupaten Pati dan sejauh ini bebas dari segala jenis penyakit yang disebabkan virus dan bakteri: dua sumber penyakit yang paling sering menyebabkan kematian.

Resep Om Selo Semar Untuk Penyakit Tetelo Pada Burung

Om Selo Semar adalah penggemar merpati dari Semarang, yang juga piawai dalam merawat dan melatih merpati balap dan merpati tinggian. Beberapa kali jagoannya terkena penyakit yang menurutnya tetelo, dan sembuh berkat ramuan bikinannya sendiri.

Menurut saya pribadi, sebenarnya merpati Om Selo Semar dalam kondisi bisa bertahan hidup, tapi tidak benar-benar sembuh. Ia termasuk bagian dari 10% burung yang selamat dari keganasan tetelo, mungkin karena virus yang menyerangnya termasuk tingkatan rendah (tipe lentogenik). Apalagi dia pun mengatakan, meski sudah sembuh, dan bisa terbang normal, namun masih sedikit gela-gelo.

Baca juga : Cara mengatasi penyakit snot lovebird secara alami

Bagaimana pun, kita tetap harus memberikan apreasiasi terhadap upaya Om Selo yang menyelamatkan burung dari kematian melalui ramuannya. Dan, saya yakin, ramuan yang pernah dipakai untuk pengobatan ini juga cespleng untuk mencegah penyakit tetelo.

Bahan baku :

  • Madu murni
  • Kencur
  • Kunyit
  • Kuning telur
  • Kunci
  • Ubi teki

NB: Resep ini juga tidak memiliki takaran pasti, silakan gunakan seperlunya.

Cara pembuatan:

  • Semua bahan (kecuali madu), dicuci bersih, dikupas kulitnya, dan dihancurkan / ditumbuk hingga menjadi pasta.
  • Aduk pasta hingga semua bagian tercampur merata, sambil sedikit demi sedikit ditambahkan madu murni.
  • Pasta yang kental dan tercampur merata dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil, disesuaikan dengan butiran yang biasa dikonsumsi burung. Misalnya, karena merpati dan lovebird terbiasa makan jagung, ukuran butiran pasta ini setara dengan ukuran biji jagung. Jika burung terbiasa makan voer, butiran bisa dibuat seukuran butiran voer tersebut.

Cara pakai :

  • Untuk pencegahan, dosis bisa 2-3 hari sekali selama masa pancaroba, cukup 1 butir saja.
  • Untuk pencegahan di luar masa pancaroba, dosis 1 butir dan diberikan seminggu sekali.
  • Untuk pengobatan, sebagaimana diterapkan Om Selo, dosis 1 butir sehari sekali, selama 3 hari berturut-turut atau sampai sembuh.

Resep tunggal daun pepaya Untuk Penyakit Tetelo Pada Burung

Resep ini hanya menggunakan daun pepaya yang sudah tua namun belum menguning.

Baca juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Burung Cacingan

Cara pembuatan :

  • Iris daun pepaya menjadi beberapa bagian yang lebih kecil, kemudian diletakkan dalam mangkok atau wadah sejenis.
  • Tambahkan air matang sebanyak 100 ml ke dalam mangkok.
  • Peras daun pepaya, sehingga warna air akan berubah menjadi hijau pekat.
  • Saring airnya saja, sehingga bersih dari sisa-sisa daun pepaya.

Cara pakai :

  • Untuk burung yang biasa dipegang, ekstrak daun pepaya sebanyak 5 ml (setara 2 sendok makan) langsung dimasukkan ke paruh burung. Berikan secara pelan-pelan.
  • Untuk burung yang belum terbiasa dipegang, 5 ml ekstrak daun pepaya bisa dicampurkan ke dalam 50 ml air minum.
  • Untuk pencegahan di musim pancaroba, pemberian jamu bisa dilakukan 2-3 hari sekali.
  • Untuk pencegahan di luar masa pancaroba, pemberian jamu cukup seminggu sekali.
  • Untuk pengobatan burung yang terserang tetelo, dosisnya 3x sehari selama 2 hari berturu-turut. Pada hari ketiga, dosis pemberian dikurangi menjadi 2x sehari sampai sembuh (ingat, sembuhnya tidak total, tetapi bisa membantu mempertahankan hidup burung).

Penyakit Tetelo ini umumnya bisa sembuh tanpa memakan waktu yang lama, tetapi anda harus rutin memberikan pengobatan seperti di atas.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda Cara mengatasi Penyakit Tetelo Pada Burung Secara Alami