3 Cara Mengetahui Karakter Vokal Murai Batu

Cara Mengetahui Karakter Vokal Murai Batu – Burung murai batu meruapkan salah satu jenis burung kicau yang banyak diminati oleh para kicau mana, hal tersebut tidak lepas dari kemampuan yang dimiliki dalam menirukan berbagai suara burung lain. Namun tidak semua burung murai batu tergolong bagus, karena tergantung dari beberapa faktor seperti volume suara, mental dan variasi kicauannya. Untuk mengetahui karakter vokal murai batu dapat diketahui dari sisi katuranggan tepatnya bagian paruh.

Karakter Vokal Suara Murai Batu dari Bentuk Paruhnya

cara mengetahui karakter vokal murai batu, karakter suara murai batu, volume suara murai batu, murai batu gacor, ciri-ciri murai batu yang bagus, paruh pendek, paruh sedang, paruh panjang, paruh murai batu

Bentuk paruh burung berperan penting dalam vokal dan volume suara Murai Batu. Percaya atau tidak, hal tersebut sudah dibuktikan sendiri oleh Om Budi Santoso (Bolang SF Tangsel) dan Om Agus Widodo yang disampaikan di Grup Facebook Republik Pencinta Murai Batu (RPM).

Jadi, dalam karakter suara Murai Batu, terdapat beberapa perbedaan, di antaranya paruh pendek, paruh sedang, dan paruh panjang. Setiap jenis paruh, mempunyai variasi suara yang berbeda, sehingga masteran yang diberikan pun juga berbeda.

Dibawah ini kami mecoba mengulas tentang kelebihan beberapa jenis bentuk paruh yang mempengaruhi terhadap karakter vokal murai batu tersebut :

1. Karakter Vokal Murai Batu Paruh Pendek

a. Murai Batu mempunyai paruh atas dan bawah tipis

Perlu Anda ketahui, jika Murai Batu memiliki paruh atas dan bawah tipis, karakter vokal murai batu tersebut memiliki suara yang bervariasi, tajam, dan tapi volume suaranya kurang keras.

Suara masteran yang cocok untuk Murai Batu seperti ini yaitu Pleci, Kolibri, burung Rambatan, dan Prenjak.

b. Burung Murai Batu memiliki paruh atas dan bawah tebal

Murai Batu yang paruhnya bagian atas dan bawah sama-sama tebal berarti mempunyai kecenderungan mengulang-ulang suara atau ngkluk/ ngeban, serta karakter suara vokalnya O bulat.

Baca juga : Cara Mengembalikan Mental Murai Batu Ngedrop Dengan Cepat

Masteran yang bagus untuk burung ini ialah burung Kutilang, Terucukan, Cucak Rawa, Poksay, dan burung-burung lain dengan kualitas suara nyantai.

c. Murai Batu dengan paruh atas tebal dan paruh bawah tipis

Jika Anda menemukan Murai Batu dengan paruh atas tebal dan paruh bawah tipis berarti karakter vokal murai batu ini mempunyai suara variasi yang ngerol, nyerecet, dan nembak. Selain itu, suara ngerolnya terdengar kurang keras, tapi ketika nyerecet dan nembak, suaranya terdengar keras atau tajam.

Suara masteran yang bagus untuk burung Murai Batu ini adalah Lovebird, Cucak Jenggot, Kapas Tembak, Rambatan, Konin, Serindit, dan Kenari. Intinya, kasih saja masteran dengan suara ngerol, nyerecet, dan nembak.

2. Karakter Vokal Murai Batu Paruh Sedang

a. Burung Murai Batu dengan paruh atas dan bawah tipis

Kalau ukuran paruhnya sedang, karakter vokal suara murai batu mempunyai suara yang bervariasi, tajam, dan volumenya keras.

Masteran yang bagus untuk Murai Batu ini adalah burung Rambatan, Prenjak, Cililin, Siri-siri, dan Kolibri.

b. Murai Batu dengan paruh atas dan bawah tebal

Sama seperti Murai Batu paruh pendek, untuk paruh sedang kalau bentuk paruh atas dan bawahnya tebal maka karakter vokal suara murai batu cenderung mengulang-ulang ngukluk atau ngeban, karakter vokal O bulat, volume keras, tapi datar-datar saja.

Biasanya burung seperti ini diberi suara masteran burung Tengkek Buto, Cucak Rawa, Poksay, atau burung dengan karakter suara nyantai.

c. Murai Batu dengan paruh atas tebal dan paruh bawah tipis

Burung yang paruh atasnya tebal tapi bawahnya tipis, biasanya mempunyai suara ngerol, nyerecet, nembak, dan volume suaranya keras. Ketika nyerecet-nembak, suaranya terdengar lebih keras, tajam, dan kristal.

Murai Batu seperti ini diberi masteran Lovebird, Kapas Tembak, Cucak Jenggot, Rambatan, Konin, Serindit, dan Kenari.

3. Karakter Vokal Murai Batu Paruh Panjang

a. Burung Murai Batu dengan paruh atas bawah tipis

Burung dengan paruh atas bawah tipis atau ukurannya panjang pasti memiliki karakter suara yang bervariasi, keras, dan kristal.

Masteran yang bagus untuk Murai Batu seperti ini biasanya burung Prenjak, Rambatan, Kolibri, burung Madu, Siri-siri, dan burung Cililin.

Baca juga : Cara Memilih Murai Batu Bakalan Berkualitas Bermental Bagus

Murai Batu dengan paruh panjang sangat dicari kicau mania karena suara volumenya keras, bening, dan bersih.

b. Murai Batu dengan paruh atas dan bawah tebal

Jika Murai Batu mempunyai bentuk paruh yang atas bawahnya tebal, berarti cenderung mengulang-ulang suara, karakter vokal O bulat, dan volume suaranya keras.

Masteran yang baik untuk Murai Batu ini ialah Tengkek Buto, Cililin, Kenari, dan burung lain yang memiliki suara keras tapi datar.

c. Burung dengan paruh atas tebal dan paruh bawah tipis

Murai Batu dengan bentuk paruh seperti ini biasanya mempunyai variasi suara yang ngerol, nyerecet, nembak, dan volume suaranya keras. Ketika nyerecet-nembak, suaranya terdengar lebih keras, tajam, dan kristal.

Masteran yang cocok untuk Murai Batu ini adalah Lovebird, Kenari, Konin, Serindit, Rambatan, Kapas Tembak, Cucak Jenggot, dan burung lain dengan karakter suara ngerol, nyerecet, dan nembak.

Kesimpulan

Jadi, sebelum membeli, ada baiknya Anda melihat dulu bagian paruhnya, agar mendapatkan jenis suara Murai Batu yang diinginkan.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda tentang cara mengetahui karakter vokal murai batu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *