Analisa dan Cara Ternak Jangkrik Untuk Pemula Agar Sukses

Posted on

Cara Ternak Jangkrik – Bagi pecinta burung baik jenis burung kicau ataupun jenis burung hias, ketersediaan pakan yang berkualitas sangat penting karena sangat memengaruhi performa burung peliharaan. Salah satu pakan untuk burung adalah Jangkrik. Selain jangkrik, pakan pokok yang bisa diberikan adalah voer, ulat dan kroto. Jika Anda memiliki banyak peliharaan burung di rumah, Anda pasti sangat membutuhkan pasokan jangkrik, ulat atau kroto dalam jumlah besar setiap harinya. Jangkrik bahkan sering juga dijadikan pakan alternatif untuk ikan atau satwa peliharaan lainnya.

Karena ulat dan kroto sulit untuk dibudidayakan dan voer sulit untuk dibuat, para pemilik burung lebih senang memasoknya dari toko-toko pakan burung. Sedangkan untuk mendapatkan pasokan jangkrik, para peternak lebih suka membudidayakannya sendiri di rumah.

Cara ternak jangkrik untuk pemula agar sukses agar sukses

Nah, jika Anda tertarik untuk ternak jangkrik di rumah, berikut ada beberapa langkah-langkah yang perlu anda pesiapkan :

cara ternak jangkrik untuk pemula, analisa ternak jangkrik, cara ternak jangrik dari kardus, makanan jangkrik kaya nutrisi

Kandang Jangkrik Ternak Jangkrik

Langkah pertama untuk ternak jangkrik adalah mempersiapkan tempat dan peralatan yang akan dijadikan kandang dan media pemeliharaan jangkrik. Anda bisa memanfaatkan ruangan kosong di dalam rumah atau di pekarangan, yang tidak terkena sinar matahari langsung.
cara membuat kandang ternak jangkrik
Jika sudah menyediakan tempat, seperti gudang atau ruangan khusus, Anda bisa mulai menyiapkan kandangnya. Anda bisa membeli kandang jangkrik di toko hewan/unggas, atau jika tidak ada, Anda bisa membuatnya sendiri dari kayu atau kardus bekas yang ditutup rapat—bisa menggunakan lakban, dan diberi kasa untuk ventilasinya
Kondisikan Kandang agar Aman dan Terbebas dari Predator

Baca juga : Cara Ternak Pleci Pakain Sangkar Gantung

Yang harus Anda perhatikan dalam ternak jangkrik adalah mengondisikannya agar predator dan hewan pengganggu seperti kadal, cicak atau semut, tidak bisa masuk ke dalam kandang.

Pengondisian dapat dilakukan dengan menempatkan ember yang diisi oli bekas di masing-masing kaki meja atau kandang agar tidak bersentuhan langsung dengan tanah dan tembok. Tutup kandang juga perlu dibuat rapat agar kadal atau cicak dari atap tidak jatuh ke dalam.

Lakban coklat perlu ditempelkan di dinding atas kandang ternak jangkrik untuk mencegah jangkrik memanjat keluar kandang.

Ukuran Kandang Ternak Jangkrik

ukuran kandang ternak jangkrikKandang ternak jangkrik ini adalah kandang jangkrik yang berukuran besar dengan dimensi panjang 240 cm, lebar 120 cm dan tinggi 60 cm. tinggi kaki kandang jangkrik dari tanah biasanya 25 cm atau 40 cm sesuai dengan kebutuhan. Untuk variasi tinggi dinding kandang ini ada yang menggunakan tinggi dinding 60 cm(menghabiskan triplek 2,5 lembar), ada pula yang menggunakan tinggi dinding 40 cm (menghabiskan triplek 2 lembar).

Baca juga : Analisa dan Cara Sukses Ternak Jalak Suren Untuk Pemula

Berat telur yang biasa ditetaskan dalam kandang ukuran ini adalah 500 gram atau setengah kilogram. Kandang ini mempunyai keunggulan yaitu volume yang besar, mampu memaksimalkan hasil panen. Kelemahannya adalah kandang jumbo memakan banyak tempat, susah dipindahkan dan banyak menghabiskan kayu reng untuk pengerjaannya. Kandang jumbo ini dapat menampung jangkrik sebanyak 50-70kg ketika panen.
Estimasi biaya untuk membuat kandang jumbo ini adalah Rp. 250.000 – Rp. 300.000 / kandang jangkrik.

Cara Memilih Indukan Jangkrik Terbaik

Untuk memilih indukan dalam ternak jangkrik, Anda bisa membelinya di peternakan jangkrik atau memilihnya sendiri di toko pakan. Namun untuk indukan jantan, usahakan untuk menangkapnya dari alam bebas karena sifatnya yang lebih agresif. Cara membedakannya adalah dengan suara kerik di sayapnya. Hanya jangkrik jantan dewasa yang bisa mengeluarkan suara tersebut.

Tempat Media Tinggal dan Tempat Bertelur Jangkrik

Sebelum diisi jangkrik, kandang ternak jangkrik perlu diisi dengan dedaunan kering atau jerami dan lumpur sawah yang diolesi di dindingnya. Jika Anda ingin mengembangbiakkannya, perbandingan ideal jantan dan betina adalah 1:5. Sediakan juga media pasir di atas piring kecil untuk tempat bertelurnya. Jika umur telur jangkrik sudah 5 hari, pisahkan dari kandang jangkrik dewasa dan masukkan ke dalam kandang yang baru. Satu sendok teh telur berisi sekitar 1.500-2.000 butir telur jangkrik. Dalam 4-6 hari, telur akan berubah warna dari bening menjadi keruh.

Baca juga : Cara Sukses Ternak Burung Ciblek Untuk Pemula

Cara menetaskan telur dapat anda letakkan di lipatan kain dan disemprot air untuk menjaga kelembapannya.

Makanan Jangrik Agar Kaya Nutrisi

Untuk jangkrik yang masih kecil, Anda bisa memberikan pakan konsentrat ayam yang dihaluskan. Sedangkan untuk yang dewasa, Anda bisa memberikan campuran bekatul, jagung, tepung ikan, ketan hitam dan vitamin.

Anda juga bisa menambahkan sawi, wortel atau jagung muda. Pemberian nutrisi untuk jangkrik harus benar-benar dilakukan dengan cermat karena jangkrik memiliki sifat kanibal jika kekurangan nutrisi.

Pengondisian dapat dilakukan dengan menempatkan ember yang diisi oli bekas di masing-masing kaki meja atau kandang agar tidak bersentuhan langsung dengan tanah dan tembok. Tutup kandang juga perlu dibuat rapat agar kadal atau cicak dari atap tidak jatuh ke dalam.

Cara memanen jangkrik yang baik dan benar

Masa panen adalah waktu yang paling ditunggu oleh para peternak jangkrik. Meskipun terdengar mudah, nyatanya memanen jangkrik memiliki aturan dan cara tersendiri agar nantinya tidak menimbulkan kerugian karena jangkrik mati atau stress (sakit) yang menjadikan jangkrik tidak berkualitas. Oleh sebab itu, agar jangkrik tetap sehat dan berkualitas tinggi, ikuti tips memanen jangkrik yang baik dan benar berikut ini.

Waktu yang tepat untuk memanen jangkrik

Jangkrik dapat dipanen dalam 3 periode waktu. Yaitu saat jangkrik sudah dewasa, jangkrik pradewasa, dan telur jangkrik. Ketiga periode ini memiliki keuntungan sendiri – sendiri. Contohnya jika memanen jangkrik dewasa, maka keuntungannya lebih besar karena harganya lebih tinggi. Namun kerugiannya peternak harus menunggu waktu yang lebih lama agar jangkrik dewasa benar – benar siap untuk dipanen.

Baca juga : Cara Ternak Teknik Poligami Murai Batu 1 jantan 3 Betina

Kedua jangkrik pra dewasa, pada periode ini keuntungan yang didapatkan adalah waktu tunggu yang tidak terlalu lama jika dibandingkan pemanenan jangkrik dewasa. Terakhir panen periode saat masih berupa telur. Keuntungan periode ini adalah waktunya yang begitu cepat karena tidak perlu menunggu jangkrik menetas.

Untuk estimasi waktu dalam ternak jangkrik, jangkrik dewasa baru bisa dipanen saat usianya berada di kisaran 50 sampai 60 hari. Sedangkan jangkrik pra dewasa, dapat dipanen saat usia mereka menginjak antara 40 sampai 50 hari. Ciri – ciri utama jangkrik yang sudah siap panen adalah sayapnya yang sudah mengembang dan berfungsi dengan baik.

Untuk telur jangkrik, bisa dipanen dua hari sekali sejak indukan mereka mati. Telur ini umumnya dipanen untuk dijual sebagai bibit jangkrik.

Langkah atau cara memanen jangkrik

Cara panen jangkrik yang salah dapat menyebabkan jangkrik stres dan sakit. Akibatnya mutu dan kualitas jangkrik menurun sehingga sulit ketika dipasarkan nantinya. Oleh karena itu berhati – hatilah ketika memanen jangkrik.

Caranya cukup mudah. Tangkap jangkrik dari penangkaran satu persatu. Jangan terlalu menekan jangkrik tersebut ketika menangkapnya karena hal ini dapat membuat jangkrik sakit. Setelah itu masukkan jangkrik tersebut pada wadah yang telah disediakan (sediakan bekas tempat telur dan makanan jangkrik). Usahakan meletakkan jangkrik dalam wadah sesuai ukuran jangkrik tersebut.

Baca juga : Cara Mudah Ternak Cica Daun Untuk Pemula

Cara ini dapat digunakan untuk memanen jangkrik dewasa maupun pra dewasa. Untuk telur jangkrik, caranya ambil pasir berisi telur kemudian letakkan di atas saringan, setelah itu siram air secara perlahan untuk menyaring pasir. Setelah hanya tersisa telurnya, tumpahkan telur tersebut pada kain putih bersih dan lalu bungkus dengan kapasitas tertentu.

Penangkaran sementara jangkrik sebelum dipasarkan

Jangkrik yang sudah dipanen belum tentu bisa langsung dipasarkan. Untuk itu, jangkrik harus ditangkar terlebih dahulu. Untuk jangkrik dewasa dan pra dewasa, Anda bisa meletakkannya di dalam kotak berukuran 60 x 60 cm. Sedangkan untuk telur, Anda bisa menaruhnya pada kain putih yang di atasnya sudah diberi pasir dengan kelembaban tertentu.

Baca juga : Cara Sukses Ternak Lovebird Poligami 1 jantan 3 Betina

Analisa dan Keuntungan Ternak Jangkrik

Dari perhitungan analisis usaha ternak jangkrik sangat menggiurkan dengan keuntungan yang lebih dari separuh modal. Dibawah ini analisa dan estimasi modal dan keuntungan ternak jangkrik untuk pemula yang dapat anda perhatikan.

  • Kandang / Kotak Jangkrik 1 buah @Rp. 250.000 = Rp. 250.000
  • Tempat Telur Ayam / Etray Bekas 1 Ikat @Rp. 17.000 per kandang butuh 3 ikat = Rp. 51.000
  • Telur Jangkrik 1kg @Rp. 200.000 = Rp. 200.000
  • Sentart Ayam / Voer Ayam 511 50kg / 1 karung = Rp. 340.000
  • Sayuran 30 hari @Rp. 3000 = Rp. 90.000
  • Total = Rp. 931.000

Estimasi keuntungan dalam ternak jangkrik setelah panen :

  • Anggap dapat 80 kg jangkrik x @Rp. 25.000 = Rp. 2.000.000
    ( Harga jangkrik dewasa di masing2 daerah berbeda-beda sesuai dengan pasar – untuk daerah jakarta bisa sampai 100rb / kg )

Laba bersih dari ternak jangkrik anda yaitu :

  • Hasil Panen – ( Modal awal + Biaya angkut )
  • Rp. 2.000.000 – (Rp. 931.000 + Rp. 25.000)
  • Rp. 2.000.000 – Rp. 956.000
  • Rp. 1.440.000

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda tentang Analisa dan cara ternak jangkrik untuk pemula agar sukses