Jalak Putih, Black-winged Starling (Acridotheres Melanopterus)

Posted on

Jalak Putih – Burung jalak putih merupakan salah satu jenis burung kicau dari keluarga sturnidae dan genus acridotheres. Burung yang memiliki nama ilmiah Sturnus melanopterus atau Acridotheres melanopterus dan Black-winged Starling (Black-winged Myna) ini termasuk salah satu dari jenis burung jalak yang dapat dijumpai di Indonesia. Burung jalak ini salah satu burung endemik indonesia yang sampai saat ini masih jadi primadona di dalam jenis burung Jalak karena suaranya yang merdu. Burung jalak ini lebih mendapat perhatian di mata para kicau mania dibandingkan dengan jalak kebo dan harga jalak putih pun jauh lebih mahal.Burung jalak ini jika dipelihara lama bisa menjadi burung yang penurut, memelihara burung ini pun sangat mudah dan tidak merepotkan kita dalam hal pemberian pakannya karena mau makan apa saja.

Ciri-ciri jalak putih, Black-winged Starling (Acridotheres melanopterus)

Merawat jalak putih, harga jalak putih, Jalak Putih, Black-winged Starling (Acridotheres Melanopterus)

Burung jalak putih tergolong jenis burung berukuran sedang dengan panjang tubuh sekitar 23 sampai 25 cm dengan berat tubuh sekitar 100 sampai 110 gram. Burung ini di dominasi dengan warna hitam dan putih. Seluruh bulu burung dewasa berwarna putih, kecuali sayap dan ekor yang berwarna hitam. Kepala, leher, punggung, dan penutup sayap burung muda berwarna abu-abu. Kulit tanpa bulu di sekitar mata berwarna kuning. Iris coklat-tua; paruh kekuningan; kaki kuning.

Pesebaran dan jenis jalak putih

Burung jalak putih termasuk burung penetap yang endemik atau hanya diketahui hidup di Jawa, Bali dan Lombok. Terdapat 3 sub-spesies, dengan daerah persebaran yang berbeda

  • Melanopterus ( Daudin, 1800): Jawa (kecuali bagian tenggara) dan Pulau Madura. Ciri Pembeda: warna punggung dan penutup sayap putih.
  • Tricolor ( Horsfield, 1821): Jawa bagian tenggara (timur Tosari). Ciri Pembeda: warna punggung dan penutup sayap abu-abu terang atau peralihan antara S. m. melanopterus dan S. m. tertius.
  • Tertius ( E. J. O. Hartert, 1896): Bali (termasuk Nusa Penida) dan Lombok. Ciri Pembeda: warna punggung dan penutup sayap abu-abu gelap.

Catatan:
Persebaran: terdapat populasi liar hasil intoduksi di Pulau St.John, Singapura.

Baca juga : Ciri-ciri Jalak Kebo dan Harga Jalak Kebo

Suara jalak putih

Siulan keras dan serak sebagai alarm “kwr’ik“, “cr’k-t’ik,cr’k-t’ik“. Juga kicauan khas “wriit,tr’k,ciiikciik-wit-c’kc’kc’kc’k“.

Habitat dan Kebiasaan Jalak Putih

Sangat jarang di dataran rendah, termasuk di kota dan pekarangan, terutama di Jawa timur dan Bali. Hidup berpasangan atau dalam kelompok kecil bertengger pada pohon yang tinggi, kadang berasosiasi dengan Jalak Bali. Mencari makan di tanah terbuka, seperti lapangan rumput. Beristirahat di pepohonan atau kadang-kadang di rumah-rumah di kota. Memakan buah, nektar dan serangga.

Musim Kawin Jalak Putih

Musim kawin jalak putih tiba dan berbiak sekitar di bulan Januari dan dari Maret sampai Mei di daerah jawa. Tipe perkawinannya diperkirakan monogami. Bersarang di celah bebatuan atau lubang pohon. Jumlah telur 3-4 butir.

Populasi Jalak putih

Burung jalak ini endemik di pulau Jawa yang sebelumnya terjadi di seluruh Jawa dan Madura. Namun kini populasi burung cantik ini mengalami penurunan cepat yang meluas sejak paling tidak tahun 1960-an, dan akhir-akhir ini hampir sangat sulit ditemukan sehingga membuatnya berada dalam daftar burung dilindungi Indonesia. Ini dulunya sangat umum ditemukan dan bahkan suka nangkring di punggung sapi atau kerbau, tetapi hanya ada catatan baru-baru ini dari dua lokasi di Jawa Barat, dan di salah satu dari ini individu diyakini berasal dari burung yang melarikan diri (Eaton et al. 2016, N. Brickle di litt. 2009). Populasi jalak putih di alam liar yang tersisa diperkirakan jumlahnya hanya sekitar 20 individu (Eaton et al. 2015). Ini termasuk satu lokasi di mana burung dianggap berasal dari individu yang melarikan diri (Eaton et al. 2015).

Cara Merawat Jalak Putih

Untuk masalah perawatan Jalak Putih, sebenarnya sama saja dengan burung Jalak lainnya atau jenis burung yang lain. Burung harus dimandikan, dijemur, diberi makan-minum, dimaster, dan lain-lain. Lebih lengkapnya, Anda dapat menyimak uraian berikut:

  • Burung Jalak Putih harus dimandikan setiap pagi menggunakan semprotan atau menggunakan cepuk. Anda juga bisa memasukannya ke dalam keramba mandi.
  • Waktu dimandikan sekitar jam 07.00 pagi atau jika kondisinya sedang hujan, maka Anda bisa memandikannya sedikit lebih siang.
  • Agar proses pemandian bersih bisa juga ditambah dengan shampo khusus burung. Tujuannya untuk melembutkan bulu, menghaluskan bulu, mencegah dan membasmi kutu.
  • Dijemur kurang lebih 1 jam mulai pukul 07.30 sampai 08.30.
  • Setelah dijemur, diangin-anginkan sebentar sampai bulunya mengering.
  • Berikan makanan yang bergizi, seperti voer yang berkualitas dan juga vitamin.
  • Burung Jalak Putih juga bisa dimaster dengan suara burung lain yang dirasa fighter. Burung ini dikenal pintar menirukan suara burung lain, sehingga hampir suara burung lain pasti bisa masuk.
  • Tempatkan di lokasi yang nyaman dan aman agar terhindar dari hewan pengganggu seperti semut, kucing, ular, tikus, dan lain-lain.

Harga Jalak Putih

Sedang untuk harga jalak putih lebih mahal jika dibandingkan dengan jalak kebo, jalak nias dan jalak suren, dimana harga sekitar 500 sampai 600 ribuan per ekor untuk anakan, jika anda ingin mengetahui lebih rinci lagi anda bisa baca di Daftar harga burung jalak terbaru

Demikianlah informasi yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda tentang Ciri-ciri Jalak Putih, Black-winged Starling (Acridotheres Melanopterus)