Jalak Suren (Pied Myna atau Asian Pied Starling)

Posted on

Jalak suren (Pied Myna atau asian pied starling) adalah merupakan salah satu dari beberapa jenis burung jalak selain jalak kerbau atau jalak nias dari keluarga Sturnidae dan genus Gracupica. Selain nama jalak suren, burung jalak ini memiliki nama ilmiah Gracupica contra tapi sebelumnya dikelompokkan ke dalam genus sturnus namun pada akhirnya masuk ke genus cracupica meski belum ada penelitian lebih lanjut. spesies jalak ini yang ditemukan di Anakbenua India dan Asia Tenggara. Burung-burung ini biasa ditemukan dalam kelompok kecil di kaki lembah dan di dataran rendah. Jalak suren sering kali dijumpai di kota atau perdesaan, meskipun mereka tak seberani burung kerak ungu. Jalak suren memiliki beberapa variasi bulu dalam populasinya, dan sampai saat ini sudah teridentifikasi lima subspesiesnya. Jalak ini berukuran sedang, berwarna hitam dan putih. Adapun perbedaan jantan dan betina terdapat pada panjang badan, kulit di sekeliling mata, bulu, ekor, dan jari-jari kaki. Seperti burung pengicau lainnya, jalak suren memiliki kaki berjenis anisodaktil di mana tiga jari menghadap ke depan dan satu jari menghadap ke belakang.
harga jalak suren pied myna asian pied starling
Burung jalak suren memang diketahui memiliki keahlian seperti jenis burung beo yang dapat menirukan suara dari manusia meskipun kapasitasnya tidak sehebat pada burung beo, tetapi kelebihan suara dari burung ini dinilai lebih mencolok jika dibandingkan dengan burung beo. Mungkin karena kelebihannya tersebut sehingga sering kali disebut dengan burung penjaga rumah yang mana jika melihat orang yang asing, dirinya seakan tidak memiliki rasa takut dan bahkan dapat lebih ngotot di dalam bersuara.

Untuk jalak suren itu sendiri biasanya akan memiliki beberapa bintik cokelat pada paruh pada saat masih muda, dan nantinya akan menghilang dengan sendirinya pada saat menginjak usia dewasa dan akan berubah menjadi warna putih gading. Sementara untuk jalak suren malaysia, terdapat warna putih pada bulu dahinya. Berbeda dengan saudaranya, pangkal dari paruh jalak ini berwarna orange dan selebihnya, keduanya sama – sama memiliki bakat kicauan yang sangat mengagumkan, bahkan sering kali jalak ini digunakan untuk dijadikan sebagai master dari jenis burung penyanyi yang lainnya.

Baca juga : macam-macam jenis burung jalak

Jenis jalak suren (pied myna atau Asian Pied Starling)

Di bawah ini 5 jenis jalak suren yang sudah di singgung di bagian atas

  1. Gracupica contra contra
  2. Gracupica contra floweri
  3. Gracupica contra sordida
  4. Gracupica contra superciliaris
  5. Gracupica contra jalla

Ciri Burung Jalak Suren

Jalak suren ini sendiri memang memiliki beberapa ciri tersendiri. Pada umumnya ukuran tubuh dari jalak jenis ini adalah sekitar 20 sampai dengan 24 cm, untuk ciri-ciri jalak suren jantan, kepala dan juga paruhnya memiliki ukuran yang lebih besar. Pada bagian punggung, kepala dan juga lehernya memiliki warna hitam mengkilap. Warna putih yang ada pada semua bagian tubuhnya memang terlihat lebih bersih. Untuk bagian anusnya sendiri terdapat warna biru tua dan warna biru tua tersebut nantinya akan dipengaruhi oleh umur. Jika memang usia dari jalak tersebut semakin tua, maka nantinya warna biru tua pada bagian anusnya tersebut akan semakin jelas.

Sementara untuk ciri-ciri jalak suren betina sendiri memiliki bentuk kepala dan tubuh yang cenderung ramping dan juga bentuk badan yang lebih bulat. Warna bulu hitam yang ada pada kepala, leher sampai dengan punggung memang cenderung agak kusam. Kemudian jika dilihat dari suaranya, maka jalak jantan memiliki suara yang lebih keras dan banyak variasi, kemudian jika sedang berkicau biasanya memulainya lebih dulu dan saat bersama – sama berkicau, maka seakan burung jantang yang memimpin kicauan tersebut dan lebih banyak mengeluarkan suara seperti kreek.

Sedangkan untuk jalak suren betina sendiri memiliki suara kicauan yang lebih lembut dan variasi kicauannya cenderung terbatas, kemudian jika berkicau dengan bersamaan, maka jalak betina ini selalu mengikuti irama kicauan dari jalak suren jantan, selain itu juga lebih banyak mengeluarkan suara seperti orang bersiul meskipin tidak terlalu keras dan juga besar.

Baca juga : ciri-ciri jalak nias jantan dan betina

Habitat dan reproduksi jalak suren

Wilayah dari penyebaran jalak satu ini yang ada di Indonesia paling banyak dapat ditemui di Pulau Sumatera, kemudian Jawa dan juga Bali. Sementara untuk jalak bali kalimantan tentu saja sangat banyak dijumpai di wilayah yang ada di Kalimantan. Di alam yang liar, jalak jenis ini memang sering kali menyukai beberapa tempat dataran rendah yang dekat dengan perairan, tetapi terkadang juga kerap kali terlihat di perbukitan di atas ketinggian 700 meter (dpl).

Musim kawin jalak suren di India berlangsung dari bulan Maret sampai September. Namun di Jawa dan Bali, perkembangbiakan umumnya terjadi antara Desember-Juni, meskipun beberapa yang lain berbiak sepanjang tahun. Sedangkan bulan Juli-Desember merupakan masa penurunan perkawinan. Pada musim berbiak, jumlah burung yang mengelompok akan menurun, karena mereka saling mencari pasangan. Untuk memikat pasangannya, burung ini akan mengeluarkan suara panggilan, menepuk-nepukkan bulu serta menggoyang-goyangkan kepala.

Pada habitat aslinya, jenis jalak suren tersebut biasanya akan lebih memilih beberapa pohon besar yang berlubang sebagai tempat tinggalnya dan juga sekaligus digunakan untuk bisa melahirkan anak – anaknya. Di masa reproduksi sendiri, jalak tersebut dapat melahirkan kurang minimal 4 sampai dengan 6 butir telur dan untuk masa pengeramannya sendiri adalah 14 hari.

Kandang Burung Jalak Suren

Untuk ukuran kandang jalak suren sendiri memang pada dasarnya sesuai dengan selera setiap pemelihara ataupun penangkarnya. Yang terpenting adalah harus dapat mengkondisikan sangkar tersebut dengan senyaman mungkin untuk dijadikan tempat tinggal bagi burung jalak suren tersebut.

Tetapi jika berdasarkan beberapa pengalaman dari beberapa ahli, sangkar jalak suren yang nyaman untuk burung tersebut biasanya adalah memiliki ukuran 100 x 175 x 200 cm. Dan pada dalam kandang tersebut juga perlu diberikan beberapa perlengkapan seperti tempat untuk bersarang, kemudian tempat untuk bertengger yang dibuat dari batang kayu dan juga harus disediakan tempat untuk meletakkan pakan dan juga minum dari burung tersebut. Selain itu setiap pemilik burung tersebut sebaiknya perlu menyediakan bak mandi dengan ukuran yang cukup besar pada dalam kandang.

Perawatan Harian Burung Jalak Suren

Sedangkan untuk perawatan harian jalak suren ini sendiri memang pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan jenis burung penyanyi yang lainnya. Tetapi sebelum atuapun setelah proses pemandian, jenis dari burung terseut harus diangin – anginkan lebih dulu kurang lebih selama 30 menit. Namun yang perlu diperhatikan adalah pemberian pakannya. Burung yang satu ini memang lebih menyukai pakan jenis voer karena memang kandungan proteinnya cukup tinggi. Untuk voer yang memiliki protein tinggi adalah ayam, kemudian lele dan juga voer hijau biasa.

Sementara itu, Anda juga bisa menambahkan beberapa macam buah – buahan yang bisa divariasikan, contohnya saja seperti buah pisang kepok, pepaya dan juga apel. Dan untuk beberapa pakan protein yang lainnya memang tidak kalah penting untuk diperhatikan. Pemelihara dapat memberikan jangkgrik sebanyak 8 ekor di dalam satu hari. 3 ekor jangkrik di pagi hari, kemudian 5 ekor di sore hari. sedangkan untuk takaran dari kroto sendiri adalah cukup 1 sendok teh yang diberikan 2 kali dalam satu minggu. Untuk buah – buahannya sendiri sebaiknya diberikan saat masih segar agar nantinya jalak tersebut dapat lebih sehat dan juga rajin untuk berbunyi.

Baca juga : Ciri-ciri jalak kebo jantan

Syarat Keberhasilan Penangkaran Jalak Suren

Untuk syarat agar berhasil dalam penangkaran burung jalak suren sendiri adalah tentu saja sangat tergantung dengan bebrerapa hal seperti calon indukan yang berkualitas, kemudian kandang penangkarannya, lalu pakan yang memiliki gizi dan tentu saja lingkungan yang dibuat dengan aman dan juga senyaman mungkin untuk burung tersebut.

Jadi pada intinya adalah burung jalak suren ini merupakan suatu jenis jalak yang banyak diminati oleh pecinta burung jalak meski karena memiliki ocehan yang bagus dan juga bisa dijadikan sebagai burung penjaga rumah, harga jalak suren jauh lebih mahal dibandingkan jalak kebo atau jalak nias