Jenis Burung Kicau Terkecil Di Dunia, No 2 Dari Indonesia

Golden Head Cisticola banyak ditemukan di Australia bagian Barat, India, dan juga Cina. Golden Headed Cisticola adalah salah satu dari jenis burung kicau Warbler yang ditemukan di India sampai Australia. Bagi tempat yang sedang mengalami vegetasi atau basah, burung Golden Head Cisticola pasti akan menghampiri tempat tersebut.

Ukuran tubuh Golden Headed Cisticola yaitu 9 sampai 11,5 cm dengan berat tubuh sekitar 7 sampai 10 gram untuk jantan dan betina sekitar 6 sampai 8 gram dan terdapat 12 subspesies dari jenis burung kicau ini. Burung kecil ini memiliki menu makanan serangga kecil dan biji-bijian. Ketika dalam masa kawin, baik burung jantan dan betina akan sama-sama membangun sarang mereka. Golden Headed Cisticola membangun sarang mereka dari bahan jaring laba-laba.

Baca juga : Cara Menjinakkan Burung Liar Hasil Tangkapan Hutan

4. Spotted Pardalote (Pardalotus punctatus)

Burung kecil namun sangat cantik ini memiliki warna yang sangat indah. Pardalote biasanya hidup dalam kelompok kecil dan tinggal di terowongan atau di lubang pohon. Menu makanan utama mereka adalah serangga, laba-laba, dan lerp (embun madu yang mengkristal yang dihasilkan oleh larva serangga).

Pardalote yang kecil ini hanya memiliki ukuran tubuh 8,5 sampai 10,5 cm dengan berat tubuh sekitar 7 sampai 12 gram dan terdapat 3 jenis subpesies dari jenis burung kicau ini. Burung Pardalote jantan dan betina bekerja sama dalam membuat sarang, mengerami telur, sampai memberi makan anak-anaknya. Burung Pardalote ini merupakan burung asli dari Australia.

3. Weebill (Smicrornis brevirostris)

Di urutan 2 dalam daftar jenis burung kicau terkecil di dunia adalah burung Weebill. Burung ini hanya berukuran 8 sampai 9,5 cm saja, dengan berat sekitar 6 gram dan terdapat 4 subspesies dari jenis burung kicau ini. Weebill banyak ditemukan di benua Australia. Sebagian besar waktunya, Weebill menggunakannya untuk berburu serangga dan larva yang ada di kayu dan pepohonan.

Weebill memiliki ciri-ciri tubuh bewarna kuning langsat dengan paruh bewarna abu-abu, sayap coklat, mata berwarna kuning, dan kaki berwarna abu-abu. Ketika musim bertelur tiba, burung Weebill betina biasanya hanya menghasilkan telur sebanyak 2 sampai 3 telur. Populasi jenis burung kicau ini telah masuk level memprihatinkan.

2. Scarlet-headed Flowerpecker (Dicaeum trochileum)

Salah satu jenis burung kicau terkecil didunia adalah Scarlet-headed Flowerpecker alias burung cabai atau yang lebih dikenal dengan sebutan cabe-cabean. Jenis burung kicau ini berukuran sekitar 8 sampai 9 cm dengan berat tubuh jantan sekitar 5 sampai 7,9 gram dan betina sekitar 5 sampai 8,7 gram. Burung cabe-cabean merupakan jenis burung kicau terkecil dengan jumlah subpesies paling banyak di antara jenis burung lainnya yaitu terdapat 54 subspesies secara global yang diakui di antaranya cabai jawa, cabai gunung, cabai benalu dan lainnya.

1. Bee Hummingbird (Mellisuga helenae)

Kalian tentunya bisa membayangkan sekecil apa jenis burung kicau yang hanya berukuran 5 sampai 6 cm bukan? Nah, itulah ukuran rata-rata burung Bee Hummingbird. Bee Hummingbird alias kolibri lebah inilah yang keluar sebagai pemenang dalam daftar jenis burung kicau terkecil di dunia. Tubuhnya yang kecil itulah yang membuat berat burung ini begitu ringan, 1,6 sampai 2,6 gram.

Baca juga : Suara Kolibri Ninja Gacor Untuk Masteran Dan Pikat

Burung Bee Hummingbird jantan memiliki warna hijau dan merah di bagian leher. Burung jantan juga memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil ketimbang burung betina. Burung betina memiliki warna tubuh bagian atas hijau dan putih di bagian bawah. Bee Hummingbird banyak ditemukan di dalam hutan Kuba. Betina biasanya hanya bertelur sebanyak 2 butir.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawaasan anda tentang daftar jenis burung kicau terkecil di dunia

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *