Jenis, Perbedaan Murai Batu Borneo dan Pesebarannya

ciri-ciri murai batu banjar jantan dan betina, cara melatih mental murai batu banjar

Jenis Murai Batu Banjar inilah yang biasa dicari penghobi untuk diikut setakan dalam lomba, dikarenakan sifat fighter-nya yang sangat agresif. Murai Batu Banjar yang oleh warga setempat juga biasa disebut “Tinjau Karang” ini juga memiliki banyak jenis.

Mulai dari Warna bulu dada, warna kaki & panjang ekor berbeda-beda antara satu habitat dengan habitat di lain tempat. Namun, secara umum perbedaan murai batu banjar dengan murai batu palangka adalah warna bulu dadanya cenderung lebih cerah dan ekor yang lebih pendek dari Murai Batu Palangka. Selain itu, panjang ekor murai jenis ini rata-rata antara 10 sampai 13 cm dan ada murai batu banjar dari daerah tertentu yang memiliki ekor rata-rata 15 centimeter.

Ciri-ciri murai batu banjarmasin

Murai Batu Banjar dapat digambarkan sebagai berikut :

  • Tubuh : Kecil, Sedang sampai Besar
  • Panjang Ekor : 10 sampai 15 centimeter.
  • Variasi Warna Bulu Dada : Coklat hingga Coklat Muda
  • Warna Kaki : Hitam, Coklat Kehitaman, Putih Kekuningan & Coklat Kemerahan .
  • Gaya Bertarung : Saat bertarung murai ini akan mengebangkan semua bulu dada warna coklatnya hingga ke batas leher, sehingga sepintas terlihat menyerupai bola.

3. Ciri-ciri Murai Batu Borneo alias Murai Batu Mahkota

ciri-ciri murai batu mahkota jantan dan betina, agar murai batu mahkota cepat gacor dan ngepolong

Burung Murai Batu Mahkota atau Kepala Putih yang habitatnya mulai Kalimantan Barat hingga Kalimantan Utara termasuk Malaysia ini sebenarnya sangat mirip dengan murai batu banjar. Terkecuali celeret putih pada kepalanya secara keseluruhan murai batu ini identik dengan murai batu banjar. Mulai dari warna dada, postur tubuh, gaya tarung hingga sifat fighternya yang sangat agresif.

Ciri-ciri murai batu mahkota

Adapun Gambaran umum murai batu mahkota sebagai berikut :

  • Tubuh : Ukuran Kecil, Sedang.
  • Panjang Ekor : 10 sampai 13centimeter.
  • Variasi Warna Bulu Dada : Coklat hingga Coklat Muda
  • Warna Kaki : Hitam Pekat, Coklat Kehitaman & Coklat Kemerahan.
  • Gaya Tarung : Seperti murai batu banjar, pada saat tarung murai ini juga mengebangkan semua bulu dada warna coklatnya hingga ke batas leher hingga membentuk bulat, sama dengan Murai Baru Banjar.

Cara Memilih Bakalan Murai Batu Borneo yang bagus

cara memilih murai batu borneo bakalan yang bagus, ciri-ciri anakan murai batu borneo berkualitas, agar murai batu bakalan cepat gacor

Kemudian untuk masalah perawatan dan porsi harian burung Murai Batu Borneo pada dasarnya tidak berbeda dengan jenis muray lainnya. Manun terdapat beberapa poin ang cukup penting yang harus diperhatikan untuk memilih Murai Batu Borneo yang berkualitas.

Kaliam dapat memilih burung yang mempunyai sayap menggepit rapat pada bagian sisi samping tubuh hingga bagian paha. Untuk memastikannya, kalian dapat memilih bakalan yang mempunyai gerakkan paling lincah dan matanya kelihatan melotot matanya.

Baca juga : Cara Memilih Murai Batu Bakalan Berkualitas Bermental Bagus

Salah satu Kebiasaan yang kerap diandalkan para ahli burung dalam memilihnya ialah melihat mata, yakni matanya akan mengikuti gerakan arah tangan, untuk melihat gerakan waspada sang burung. Sebisa mungkin jangan pilih bakalan yang mempunyai mata yang kelihatan berair, karena kurang bagus.

Cara Melatih Anakan Murai Batu Borneo Makan Voer

cara melatih anakan murai batu makan voer, voer yang bagus untuk murai batu

Biasanya, permasalahan pertama yang kebanyakan terjadi saat memelihara murai Batu Borneo Bakalan ialah soal pakannya. Normalnya, sang burung belum terbiasa memakan pakan buatan layaknya burung Murai usia dewasa atau besar. Untuk menyiasatinya, kalian dapat mencampurkan voer lembut dengan tambahan kroto, lalu kemudian tambahkan sedikit air. Upaya ini dapat kalian lakukan dalam seminggu sampai burung bisa terbiasa makan Voer tersebut.

Perawatan Harian Anakan Murai Batu Borneo

perawatan harian murai batu borneo agar cepat gacor dan ngeplong, cara melatih mental murai batu borneo

Baca juga : Cara Merawat Murai Batu Bakalan Untuk Lomba

Anakan Murai Batu Borneo tentunya membutuhkan sebuah adaptasi, baik dengan lingkungan maupun dengan empunya. Untuk lebih membantu mempercepat proses adaptasi, ada baiknya jangan menggantang sangkar di tempat-tempat yang cenderung ramai dan bersuara bising. Hal tersebut justru bisa membuatnya stres sang burung. Alangkah lebih baik sang burung diisolasi dari di tempat yang sepi dan tenang selama seminggu semenjak burung tiba di rumah kalian. Beberapa hari-hari berikutnya, kerodong bisa dibuka sedikit demi sedikit hingga sang burung terbiasa.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda tentang Perbedaan Murai Batu Borneo dan Pesebarannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *