Penyebab dan Cara Mengatasi Burung Cacingan

Posted on

Burung Cacingan – Cacing adalah hewan yang berbeda jauh yang memiliki badan berbentuk silinder panjang dan tidak ada anggota badan. Dari bebera jenis cacing salah satunya adalah cacing parasit. Cacing parasit adalah cacing yang hidup sebagai parasit pada organisme lain, baik hewan atau tumbuhan. Cacing memang mudah menimpa berbagai jenis burung, mulai dari kenari, cendet, lovebird, kacer dan masih banyak lagi. Namun masih saja banyak penyuka burung yang sering tidak sadar ketika burung yang ia pelihara terserang cacing. Akibat yang dialami burung adalah, tubuhnya semakin kurus namun nafsu makannya tetap bagus.

Burung cacingan

jenis cacing burung, Penyebab burung cacingan, Gejala burung cacingan, Mencegah burung cacingan, Cara Mengobati burung cacingan, cara mengatasi burung cacingan

Yang sering dilakukan oleh orang pemelihara burung ialah mengobati burung yang terkena cacingan dengan menggunakan obat cacingan untuk manusia. Mungkin dalam beberapa kasus,tidak terjadi apa-apa kepada burung yang disebabkan karena cocok dengan obat tadi, namun dalam beberapa kasus lain, bisa saja burung malah mengalami masalah lain dikarenakan dosis tinggi dari obat cacing untuk manusia tadi.

Penyebab Burung Cacingan :

Penyebab cacingan pada burung sanggatlah bervariasi. Namun penyebab yang sering mengawali penyakit ini adalah kondisi sangkar atau kandang yang tidak bersih.

Cacing bisa menyerang tubuh burung pada saat burung tersebut memakan kotoran atau pakan berupa serangga yang di dalamnya terdapat larva cacing. Bisa juga lewat air minum yang tercemar kotoran cacing.

Baca juga : Makanan Kacer Agar Cepat Gacor dan Ngeplong

Kondisi sangkar yang tidak steril. Kondisi sangkar yang kotor sangat berpotensi menyebabkan timbulnya cacing dan dapat menjangkit burung kicau kesayangan anda. Maka dari itu bersihkan sangkar setiap hari, mulai dari dasar sangkar/kotoran, tempat makanan, tenggeran/tangkringan, dan juga jeruji-jeruji sangkar.

Pakan burung yang tidak terjamin kebersihannya. Dalam hal ini kita harus selektif memilih pakan untuk burung kicau kesayangan kita, karena makanan yang kita berikan bisa saja terdapat larva cacing. Larva cacing yang ada di pakan dapat masuk ke perut burung dan berkembang di dalam perut. Otomatis burung akan cacingan.

Gejala Burung Cacingan :

Burung yang menderita cacingan biasanya tidak memperlihatkan gejala yang signifikan, bahkan cenderung terlihat seperti burung dalam kondisi sehat. Namun Anda perlu menaruh curiga ketika nafsu burung tiba-tiba bertambah namun tubuhnya semakin kurus.

Gejala lainnya yang mudah untuk diamati adalah burung menjadi malas-malasan, sering mengantuk bahkan saat siang hati, sering mengembangkan bulu-bulunya.

Baca juga : Cara Merawat Agar Lovebird Jantan Fighter dan Stabil

Dalam kasus cacingan yang sudah kronis, burung akan sering memuntahkan makanan yang sudah masuk ke mulutnya. Gejala seperti ini perlu ditangani dengan segera karena merupakan pertanda bahwa burung telah mengidap penyakit cacingan cukup lama.

Jenis Cacing Yang Menyerang Burung :

1. Cacing rambut / Hairworm (Capillaria)

Cacing rambut ini biasanya menetap pada bagian kerongkongan, usus, dan tembolok. Burung bisa terserang cacing jenis ini biasanya karena air minum yang tercemar, makan kotoran sendiri atau milik burung lain(yang sudah terinfeksi cacing tersebut). Jenis cacing ini bila sudah menyerang, memang sulit untuk disembuhkan.

Gejala dari burung yang terinfeksi cacing rambut adalah:

  • Burung susah makan atau tidak punya nafsu makan
  • Kekurangan darah
  • Burung mengalami diare
  • Tubuh burung menjadi kurus, berat badan selalu turun

2. Cacing Ampela / Gizzard Worm (Acuaria)

Tubuh cacing ampela ini mencapai 1-3 mm. Tahapan hidup cacing jenis ini yaitu ketika cacing dewasa bertelur, dan telur tersebut akan menetap dalam kotoran burung yang sudah terinfeksi.

Atau bisa saja ketika burung memakan serangga seperti halnya jangkrik atau belalang yang pada perutnya sudah menetas telur cacing.

Gejala dari burung yang terinfeksi cacing ampela:

  • Kematian mendadak
  • Berat badan yang selalu turun
  • Pada kotoran burung terdapat lendir

3. Cacing Pita

Gejala yang terjadi akibat infeksi cacing pita hampir sama dengan cacing ampela. Cacing pita lebih menyukai tempat yang lembap. Bila infeksi sudah berat, dapat menimbulkan gejala-gejala yang sama pada cacing ampela, namun disertai dengan adanya kerusakan pada dinding usus.

Baca juga : Cara Merawat Agar Cucak Ijo Ngentrok Saat Lomba

4. Cacing Gelang

Spesies dari cacing gelang yang berbahaya adalah Ascaridiagalli, atau kebanyakan orang biasa menyebutnya dengan cacing galli. Cacing gelang memiliki ukurang sekitar 1-3 mm. Pada saat awal terinfeksi, hampir sulit untuk mendeteksinya. Namun pada saat sudah terinfeksi, muncullah gejala-gejala berupa burung menjadi lemas dan lesu, burung berhenti berkembang buar (induk).

Faktor yang membuat burung memungkinkan akan terkena infeksi cacing gelang adalah:

  • Usia burung masih muda.
  • Kondisi stres pada burung.
  • Burung yang lebih sering menghabiskan waktu di dalam sangkar.
  • Lantai sangkar yang tidak bersih.
  • Burung liar yang masuk ke dalam kandang(aviary) kemudian dijadikan satu dengan burung lainnya.

Gejala yang muncul akibat infeksi cacing gelang adalah:

  • Burung menjadi lemas dan lesu.
  • Penurutan pada berat badan burung.
  • Serta diare.

Cara Mencegah Burung Cacingan :

Prioritas 1

Rutinitas Anda dalam merawat burng agar burung tidak cacingan ialah salah satu penunjang dalam pencegahan serangan cacing terhadap kesehatan burung.

Sebagai kunci utamanya ialah, harus selalu memperhatikan kebersihan kandang/sangkar, melindungi burung, membersihkan aksesori milik burung(tenggeran, wadah pakan burung, wadah minum dan mainan burung), juga kebersihan pakan dan air minumnya.

Baca juga : Cara Mengatasi Burung Cendet Stres Agar Gacor

Hal yang paling diutamakan lainnya adalah, berusaha untuk memberikan air masak sebagai air minum untuk burung. Perlu berhati-hati apabila memberikan air berupa air dari sumur atau air PDAM karena rentan terkontaminasi cacing.

Lebih aman lagi apabila Anda memilik air paket(galon) yang asli. Namun memang untuk ongkos yang dikeluarkan sedikit banyak, berbeda ketika Anda memilih menggunakan air sembarangan.

Prioritas 2

Selain memberikan pengoptimalan kebersihan pada pakan, sangkar, air, aksesoris milik burung. Juga Anda barus paling tidak membersihkan kandang satu hari sekali. Atau minimal dua hari sekali. Pada prioritas nomor 2 ini, menyarankan untuk mengupayakan tiap satu minggu sekali, memberikan semprot berupa Desinfektan spesial untuk burung.

Di Negara kita ini memang belum tersedia banyak produk seperti ini. Tapi di negara-negara tetangga seperti Eropa, Australia dan USA nyaris seluruh burung diberikan Desinfektan spesial untuk jenis-jenis unggas.

Salah satu produk yang kita bahas ialah Fresh Aves yaitu untuk memberantas bakteri, jamur, dan parasit seperti halnya kutu, tungau, cacing bahkan juga larva beserta telur-telurnya.

Langkah untuk pemakaiannya juga terbilang mudah, yaitu dengan mengambil 5 gram serbuk Fresh Aves, kemudian masukkan ke dalam 1 liter air, aduk sampai merata, lalu tuangkan ke dalam botol semprot.

Lalu semprotan cairan ini ke semua sisi di dalam kandang burung, tidak terkecuali sela-selanya juga. Jangan ada tempat yang terlewat agar benih-benih penyakit burung hilang.

Cara mengobati Burung Cacingan :

Dalam mengobati burung yang terkena cacingan ada dua cara yaitu menggunakan obat alami dan obat kimia. Obat cacingan pada burung bisa anda coba satu persatu. Namun kebanyakan para kicau mania mengobati burung cacingan dengan menggunakan combatrin.

1. Obat Alami

Obat alami yang biasa di gunakan untuk emngobati cacingan pada semua burung cacingan yaitu kulit mangga, wortel, biji lamtaro, biji jeruju, kelapa, krokot, daun pepaya, daun jambu dan masih banyak lainnya.

Baca juga : Cara Mengetahui Usia Kacer dengan Mudah

Cara menggunakan obat alami untuk burung cacingan yaitu dengan direbus atau memberikannya secara langsung.

2. Combatrin

Combatrin merupakan obat burung paling ampuh untuk mengatasi cacingan. Banyak juga para kicau mania sudah membuktikannya.

Baca juga : Cara Mengatasi Anis Merah Susah Teler Dengan Cepat

cara menggunakannya combatrin pada burung cacingan yaitu dengan memberikan sebesar biji beras atau padi selama tiga hari berturut turut. Amati juga proses burung yang terkena cacingan tersebut.

3. Obat Cacing Khusus Burung

Banyak sekali obat burung cacingan yang di jual di toko burung. Anda bisa membelinya salah satu sesuai dengan selera anda. Untuk cara menggunakannya yaitu ikuti sesuai dosis penggunaan yanga ada di label kemasan obat tersebut.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda tentang Penyebab dan Cara Mengatasi Burung Cacingan