Penyebab dan Mengatasi Cendet Macet Bunyi

Posted on

Cendet macet bunyi – Salah satu burung yang menjadi primadona dengan kicauannya adalah burung cendet. Dimana burung Cendet mempunyai suara kicauan yang keras dan gacor. Burung dengan tipikal petarung ini memang punya ciri khas kicauan tersendiri bila dibandingkan dengan burung lainnya. Bahkan, jika dirawat dan dilakukan pemasteran dengan baik, maka burung Cendet dapat meniru suara masteran tersebut. Namun, yang sering menjadi permasalahan para kicau mania adalah cendet tiba-tiba macet bunyi. Tidak jarang para kicau mania bertanya-tanya, apa penyebab burung mact bunyi? Tetapi sebelum mengulas tentang penyebab dan cara mengatasi cendet macet bunyi adalah bahwa anda harus memahami karakter burung cendet tersebut.

Penyebab dan Mengatasi Cendet Macet Bunyi

Sedangkan faktor yang menyebabkan burung Cendet macet bunyi sebenarnya cukup banyak. Ada burung Cendet jadi pendiam yang disebabkan karena faktor internal, ada pula yang eksternal. Meski begitu, lebih banyak perawatan harian Cendet juga dapat membuatnya macet bunyi.

Baca juga: Macam-macam jenis burung cendet

Penyebab burung Cendet macet bunyi

Burung Cendet macet bunyi disebabkan oleh banyak faktor, beberapa faktor di antaranya sebagai berikut:

  1. Penyebab yang paling sering ditemui adalah burung Cendet stres. Ya, burung Cendet yang sedang stres tidak akan berkicau dan cenderung diam di dalam sangkar. Stres ini bisa terjadi karena sangkar jatuh, diganggu kucing atau tikus, ganti sangkar, ganti tenggeran atau tangkringan, ganti pemilik, dan lain-lain.
  2. Nah, karena burung Cendet tipe petarung atau fighter, jika dia kalah mental dari lawannya, maka burung Cendet bisa murung dan takut berbunyi. Ibaratnya, burung ini seperti kehilangan kepercayaan diri untuk berkicau karena burung Cendet lain lebih gacor atau lebih keras suaranya.
  3. Perawatan harian juga bisa membuat Cendet macet bunyi. Biasanya, pemilik tergoda untuk mengganti pakan voer yang lebih mahal, padahal burung Cendet sudah terbiasa dengan pakan tersebut. Hal ini menjadikan burung harus beradaptasi lagi.
  4. Settingan harian yang sering gonta-ganti juga berpotensi menjadikan burung Cendet macet bunyi. Misalnya, pemilik sering mengganti jumlah atau waktu pemberian jangkrik, pemberian extra fooding (EF), seperti ulat Hongkong (UH) dan ulat Kandang (UK).
  5. Baca juga : Macam-macam serangga yang dapat membuat burung mati
  6. Faktor lain yang bisa mempengaruhi burung Cendet macet bunyi adalah masa mabung. Ya, saat burung Cendet mulai memasuki masa mabung atau ngurak, biasanya burung ini cenderung diam atau macet bunyi. Jika sebelumnya rajin berkicau, maka dia akan diam seribu bahasa. Jika dia biasanya aktif terbang dan loncat-loncat, maka saat mabung atau ganti bulu burung Cendet akan terlihat diam.
  7. Burung Cendet yang hobi salto juga sering macet bunyi. Mengapa demikian? Ini karena burung lebih senang bergerak daripada bernyanyi. Penyebabnya karena burung Cendet over birahi. Kalau sudah begini, pemilik burung Cendet harus mengurangi porsi pemberian jangkrik dan menambah jumlah pemberian ulat bumbung.

Baca juga: Cara merawat cendet bakalan agar cepat gacor

Cara mengatasi burung Cendet macet bunyi

Jika anda sudah bisa meraba-raba dengan permasalahan burung cendet yang sebelumnya gacor dan tiba-tiba cendet macet bunyi, baik cendet gacor macet bunyi setelah perjalanan jauh, cendet macet bunyi setelah mabung, sering gonta-ganti pakan, ataupun faktor lainnya. Maka langkah selanjutnya cara mengatasi cendet macet bunyi jadi bunyi kembali seperti dibawah ini :

1. Terapi mandi malam

Terapi mandi malam sangat baik membuat burung Cendet berkicau lagi dari yang sebelumnya cendet macet bunyi. Caranya, burung Cendet dimandikan pada malam hari, setelah solat Isya atau pada rentang jam 19.00-21.00. Burung Cendet dimandikan dengan cara disemprot halus. Penyemprotan ini jangan sampai basah kuyup. Setelah itu, biarkan sampai bulu Cendet mengering dengan sendirinya, sambil diberi jangkrik secukupnya.

2. Terapi pengembunan

Sama seperti manusia yang bangun pagi, pasti tubuh menjadi lebih segar dan bugar. Nah, hal ini juga dirasakan oleh burung Cendet yang menjalankan terapi pengembunan. Terapi ini dapat mengembalikan naluri alamiah burung Cendet untuk berkicau lagi di alam. Terapi pengembunan sendiri bisa dilakukan setelah solat subuh, atau pukul 04.00 sampai matahari terbit.

3. Terapi pemberian extra fooding (EF)

Makanan terbaik untuk cendet agar rajin bunyi

Terapi lain yang juga membantu dari burung Cendet macet bunyi jadi gacor kembali adalah pemberian extra fooding (EF) seperti jangkrik, kroto, dan ulat Hongkong. Dengan pemberian pakan tammbahan yang bersifat panas, birahi burung Cendet akan naik dan berkicau lagi. Kalau sudah normal lagi suaranya, pemberian EF bisa disesuaikan dengan perawatan harian seperti biasa.

Baca juga : Ulat Kandang vs Kroto, Mana Yang Lebih Bagus?

4. Terapi karantina

Burung Cendet perlu dikarantina sendirian tanpa gangguan dari burung lain, terutama burung sejenis. Selain itu, burung Cendet yang sedang dikarantina jangan sampai melihat atau mendengar suara burung Cendet lain. Kalau burung Cendet dibiarkan mendengar suara burung Cendet lain, maka performanya bisa semakin drop dan tidak mau bunyi.

5. Terapi pasangan untulan

Cendet termasuk burung petarung, jadi sulit menyatukan burung ini dengan burung lain dalam satu kandang. Namun, cobalah memasukkan pasangan Cendet tersebut atau kicau mania sering menyebutnya untulan. Terapi ini kalau bisa dilakukan di kandang umbaran yang luas agar Cendet lebih leluasa bergerak mengejar untulan atau Cendet betina untuk melatih emosinya. Nantinya, otot sayap menjadi kuat dan membuat Cendet fighter kembali, serta volume suaranya akan keras sambil berdiri nagen.

6. Terapi pemasteran

Untuk mengembalikan suara Cendet yang macet bunyi, pemilik harus melakukan terapi pemasteran. Pemasteran dapat dilakukan dengan suara MP3 atau suara masteran dari YouTube. Terapi ini dilakukan paling akhir, setelah burung Cendet terlihat berani bertemu dengan burung sejenis. Waktu pemasteran Cendet yang baik pada jam 10.00-15.00 dengan cara dikerodong.

Meski demikian, hal yang perlu anda perhatikan adalah semua tergantung dari kondisi burung Cendet itu sendiri. Jika burung Cendet mengalami stres cukup parah, mungkin waktu penyembuhan relatif lebih lama. Begitu juga sebaliknya.

Apabila semua terapi dilakukan dengan baik, dalam waktu satu bulan, kemungkinan burung Cendet sudah mau berkicau lagi. Demikian beberapa penyebab dan cara mengatasi burung Cendet macet bunyi dengan terapi