Perbedaan Jalak Suren Jawa dan Jalak Suren Sumatera

Posted on

Perbedaan Jalak Suren – Beberapa waktu lalu jenis Jalak Suren masuk ke dalam daftar burung yang dilindungi meski kemudian permen no 20 direvisi sehingga jenis burung ukuran sedang ini dikeluarkan dari daftar burung yang tidak dilindungi lagi. Jika menilik pada jenis jalak suren di indonesia sebenarnya cukup banyak, di antaranya Jalak Suren Jawa atau Jalak Suren Lokal, Jalak Suren Borneo (Kalimantan) atau Jalak Suren Malaysia, dan Jalak Suren Sumatera. Namun, Jalak yang paling populer dikalangan para kicau mania biasanya Jalak Suren Jawa dan Jalak Suren Sumatera. Akan tetapi yang menjadi permasalahan adalah tidak sedikit para kicau mania mengetahui perbedaan Jalak Suren Jawa dan Jalak Suren Sumatera. Padahal, ciri-ciri fisik dari dua jenis burung jalak yang memiliki sebutan jalak uret ini cukup mudah dibedakan satu sama lain seperti yang akan kami bahas pada kesempatan kali ini

Perbedaan Jalak Suren Jawa dan Sumatera

perbedaan jalak suren jawa dan jalak suren sumatera
Seperti yang kami singgung di atas, bahwa jalak suren yang ada di indonesia adalah jawa, sumatera dan borneo. Akan tetapi jika menilik lebih jauh lagi, sebenarnya jalak suren yang dipelihara oleh para kicau mania bukan hanya tiga jenis tersebut karena jenis burung jalak suren anda bisa baca pada postingan yang pernah kami bahas DISINI

Ciri-ciri Fisik Jalak Suren Jawa

ciri-ciri jalak suren jawa jantan

  1. Bulu bagian kepala Jalak Suren Jawa berwarna hitam tanpa bercak putih.
  2. Paruh Jalak Suren Jawa terdapat corak putih seperti gading tapi tidak ada warna oranye di bagian pangkal paruh.
  3. Panjang tubuh Jalak Suren Jawa relatif sedang, yakni 20-24 cm.
  4. Jalak Suren Jawa jantan mempunyai warna punggung serta leher hitam mengilap.
  5. Warna putih pada burung Jalak Suren Jawa terlihat lebih bersih.
  6. Jalak Suren Jawa memiliki anus berwarna biru gelap. Saat masih trotol, warna birunya kurang kelihatan.
  7. Suara Jalak Suren Jawa lebih bervariasi karena banyak isian dari suara masteran.

Ciri-ciri Fisik Jalak Suren Sumatera

ciri-ciri jalak suren sumatera jantan

  1. Jalak Suren Sumatera mempunyai bercak putih di bagian kepalanya.
  2. Pangkal paruh Jalak Suren Sumatera terdapat warna oranye atau warna merah.
  3. Jenis suara Jalak Suren Sumatera ngerol panjang.

Itu tadi beberapa perbedaan ciri fisik Jalak Suren Jawa dan Jalak Suren Sumatera. Jalak Suren dikenal mempunyai suara yang kasar dan keras. Maka tak heran, suara Jalak Suren sering dijadikan masteran burung fighter.

Tak hanya kelebihan di sektor suara saja, burung Jalak Suren juga mempunyai kecerdasaan yang tinggi sehingga lebih mudah memahami suara masteran dan mudah dijinakkan. Banyak kicau mania yang mampu menjinakkan Jalak Suren dan mau menuruti keinginan pemiliknya.

Baca juga : Jenis pakan jalak suren agar gacor dan rajin bunyi

Bahkan, terdapat beberapa jenis Jalak yang bisa berbicara seperti manusia. Jadi, ketika kita bicara, maka burung Jalak akan mendengarkan kemudian belajar menirukan suara manusia.

Lebih hebat lagi, ada seorang anak yang bisa berteman dengan burung Jalak. Saking seringnya beraktivitas bersama dengan burung Jalak, akhirnya burung tersebut jadi jinak. Mulai dari mandi, makan, dan main bersama dengan burung Jalak.

Setelah dekat, saat anak tersebut dijahati orang lain, maka burung Jalak tadi mencoba melindunginya dengan menyerang orang yang berniat jahat.

Tentu tidak semua jenis burung jalak bisa melakukannya. Oleh karena itu, burung Jalak sering dijadikan burung peliharaan keluarga di rumah. Kalau sudah terlatih, burung Jalak juga bisa dijadikan penjaga rumah agar terhindar dari maling dan berbagai tindak kejahatan.

Itulah ulasan kami tentang perbedaan jalak suren jawan dan jalak suren sumatera, semoga bermanfaat dan menjadi referensi yang baik untuk pelihara burung jalak suren