Jenis Burung Ciblek Lengkap dan Ciri-Ciri Burung Ciblek

Posted on

Burung Ciblek – Salah satu jenis burung kecil yang sangat familiar adalah burung ciblek, karena burung ini mudah dijumpai di pekarangan rumah pedesaan meski kini semua daerah masih ada. Burung Ciblek atau yang biasa dikenal dengan sebutan prenjak ini merupakan burung berukuran kecil dari keluarga Cisticolidae dan genus Prinia ini memiliki panjang tubuh antara 15-18 cm dengan berat tubuh sekitar 18 gr. Ciblek yang terkenal lincah dan sangat populer dikalangan penggemar burung akhir-akhir ini. Di tahun 2017, harga Ciblek semakin naik mengingat banyaknya perlombaan di berbagai wilayah Indonesia.

Macam-macam jenis burung ciblek di Indonesia

Jenis Burung Ciblek Lengkap dan Ciri-Ciri Burung Ciblek

Beberapa jenis burung Ciblek yang populer di Indonesia memang memiliki postur tubuh yang kecil dan suara kicauan yang unik. Sedikitnya ada lima spesies burung ciblek atau perenjak yang sangat popular di kalangan kicaumania Indonesia, yakni:

  1. Perenjak gunung (Prinia superciliaris), atau sering disebut ciblek gunung.
  2. Perenjak jawa (Prinia familiaris), atau lebih dikenal sebagai ciblek semi / ciblek kebun.
  3. Perenjak rawa (Prinia flaviventris), atau kerap disebut ciblek rawa.
  4. Perenjak padi (Prinia inornata), atau dikenal sebagai ciblek pare / ciblek sawah.
  5. Perenjak cokelat (Prinia polychroa), atau sering disebut ciblek alang-alang.

Namun meskipun burung Ciblek terdiri dari beberapa jenis yang cukup populer, keberadaan burung ini semakin disayangkan karena bisa dikatakan hampir punah. Nah bagi anda para pecinta burung kicauan, akan lebih baik jika anda memiliki niat dan tekat untuk melestarikan burung-burung jenis Ciblek ini. Sebab untuk mencegahnya agar tidak punah, burung tersebut juga dapat menemani hari-hari anda dengan suara kicauannya yang merdu dan indah. Berikut ini ulasan mengenai jenis-jenis Ciblek yang ada di Indonesia dan sering diperlombakan.

Berikut ini informasi sekilas tentang lima jenis burung ciblek tersebut, dilengkapi dengan suara kicauan aslinya untuk terapi maupun sebagai pemancing bunyi burung sejenis.

1. Ciri-ciri burung ciblek gunung

ciri-ciri burung ciblek gunung Prinia superciliaris
Burung perenjak gunung atau lebih popular dengan sebutan ciblek gunung.

Burung perenjak gunung / hill prinia (Prinia superciliaris), atau dikenal dengan sebutan ciblek gunung, sangat popular di kalangan kicaumania Indonesia, baik sebagai masteran maupun untuk dilombakan.

Postur tubuhnya berukuran sedang, dengan panjang sekitar 15 cm, berwarna cokelat dan memiliki ekor yang panjang. Pada bagian dada terdapat coretan hitam. Tubuh atas cokelat, sisi tubuh merah-karat-kekuningn, perut putih-kuning tua, dan alis mata keputihan.

Baca juga : Ramuan Alami Untuk Memandikan Burung Kicau

Perenjak gunung lebih banyak ditemukan di daerah Sumatera, terutama di hutan perbukitan dan pegunungan, hutan lumut dan semak sub-alpin, pada rentang ketinggian antara 600 – 2.500 meter dari permukaan laut (dpl)

2. Ciri-ciri burung ciblek Semi / Ciblek Kebun

Ciri-ciri burung ciblek Semi Bar-winged Prinia (Prinia familiaris)
Burung perenjak jawa dikenal pula dengan nama ciblek kebun

Burung perenjak jawa / bar-winged prinia (Prinia familiaris) kerap disebut sebagai ciblek kebun. Burung ini acapkali terlihat di pekarangan, kebun, dan lahan pertanian.

Panjang tubuhnya sekitar 13 cm. Bulu tubuh didominasi warna zaitun. Tubuh bagian atas cokelat-zaitun, tenggorokan dan dada bagian tengah terlihat putih. Ekornya panjang, dengan garis sayap putih yang khas dengan ujung hitam dan putih.

Beberapa ras ciblek kebun memiliki bagian perut berwarna kuning, putih polos dan putih kekuningan. Perenjak jawa termasuk burung endemik atau hanya bisa dijumpai di Sumatera, Jawa, dan Bali.

3. Ciri-ciri burung ciblek tambak / ciblek rawa

Ciri-ciri burung ciblek tambak atau rawa Yellow Bellied Prinia (Prinia flaviventris)
Burung perenjak tambak / yellow-bellied prinia

Burung perenjak rawa / yellow-bellied prinia (Prinia flaviventris) memiliki postur tubuh seukuran perenjak jawa (13 cm). Punggungnya berwarna hijau-zaitun, dada putih, perut kuning, dan kepala berwarna abu-abu.

Baca juga : Manfaat Laron Untuk Burung Kicau

Burung ini banyak ditemukan di sekitar rawa gelagah, padang rumput tinggi, dan semak-semak. Wilayah persebaran meliputi Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

4. Ciri-ciri burung ciblek sawah / ciblek padi

ciri-ciri ciblek sawah Plain Prinia (Prinia inornata)
Burung perenjak padi kerap disebut juga sebagai ciblek padi / ciblek sawah

Burung perenjak padi / plain prinia (Prinia inornata) sering disebut ciblek pare atau ciblek sawah, karena habitatnya selalu tidak jauh dari lahan persawahan.

Postur tubuhnya sedang, atau seukuran burung ciblek gunung (panjang 15 cm), berwarna kecokelatan. Bagian dada dan perut berwarna kuning-tua atau merah-karat. Alis mata putih, paruh atas cokelat, dan paruh bawah merah jambu pucat.

Perenjak padi / ciblek sawah banyak ditemukan di daerah berumput panjang, gelagah, paya-paya, kebun jagung, dan lahan persawahan di Pulau Jawa.

5. Ciri-ciri burung ciblek alang-alang

Ciri-ciri ciblek alang-alang Brown Prinia (Prinia polychroa)
Burung perenjak cokelat atau ciblek alang-alang

Burung perenjak cokelat / brown prinia atau (Prinia polychroa) kerap disebut ciblek alang-alang, karena habitatnya di padang alang-alang dan semak rendah di Pulau Jawa.

Postur tubuhnya sedang, bercoret cokelat dengan bentuk ekor panjang. Tubuh bagian atas berwarna cokelat dengan coretan / berbintik. Tubuh bawah kuning-tua, dada abu-abu, sisi tubuh dan paha berwarna cokelat.

Itulah lima jenis burung ciblek yang ada di Indonesia yang sudah dikenal para kicaumania di Indonesia, lengkap dengan ciri-ciri burung ciblek dan semoga bermanfaat